Permintaan Conte sesama Pelatih Harus Tetap Saling Menghormati kepada Mourinho
04 Nov 2017
Surgalive.com - London - Tidaklah menjadi sebuah rahasia jika diantara Antonio Conte dan Jose Mourinho tidak memiliki hubungan yang baik. Menjelang pertandingan Manchester United yang akan diadakan di kandang Chelsea, Conte meminta Mourinho untuk tetap menghormati dirinya.

Ketika Chelsea mengalahkan Manchester United dengan skor 4-0 di Stadium Stamford Bridge pada tahun lalu, hubungan antara Conte dan Mourinho dimulai memanas. Kemudian setelah itu, kedua manajer dari masing-masing klub tersebut memulai untuk saling menyindir dan perang komentar pada media sosial.

Chelsea akan menjamu pertandingan dari Manchester United, pada hari Minggu 5 November 2017. Masih belum diketahui apakah kedua manajer tersebut akan saling berjabatan tangan setelah selesainya pertandingan.

Tidak begitu penting, mengenai hubungan di antara para pelatih, jelas Conte di Sky Sports, dalam acara konferensi pers menjelang laga pertandingan Chelsea melawan Manchester United. judi online - Kami tetap harus menghormati pekerjaan yang dilakukan oleh pelatih lain. Saya tidak suka memperbincangkan mengenai persoalan yang lain.

Bagi saya dia adalah seorang musuh, dan bagi dia saya adalah musuh baginya. Setelah selesainya pertandingan akan tetap sama. Saya tetap memiliki rasa hormat untuk pekerjaan dia, dan dia juga harus menghormati saya. Kemudian saya akan berhenti, ucap jelas dari manajer Chelsea.

Selanjutnya, Conte menyatakan bahwa dirinya tidak akan bisa untuk berkawan kembali dengan manajer Premier League manapun, salah satu diantaranya yaitu Mourinho.

Jujur, tidak untuk sekarang, dan selanjutnya juga tidak. Sebelumnya, saya memiliki hubungan yang sangat baik dengan pelatih Claudio Ranieri dan setelah ajang penghargaan pelatih terbaik dan pemain terbaik FIFA, kami melanjutkan dengan pergi makan malam bersama dengan istri-istri kami, ungkap penjelasan pelatih Juventus ini.

Tetapi untuk kali ini saya pikir akan sangat sulit membicarakan tentang pertemanan dengan para pelatih lainnya, dikarenakan berikutnya mereka dapat saja menjadi musuh. Anda masih dapat memiliki sebuah rasa hormat, untuk pekerjaan yang telah mereka lakukan, tetapi untuk membicarakan mengenai pertemanan adalah hal yang begitu sulit, sambungnya di Telegraph.